welcome to my blog and enjoy this article

Laman

Senin, 07 Mei 2012

Manusia dan Harapan

Manusia dan harapan
Manusia pasti mempunyai harapan atau imipin atas apa yang dia jalani sekarang. Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.
Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".( http://id.wikipedia.org/wiki/Harapan). Manusia hidup di dunia ini diciptakan untuk berharap , mengharapkan apa yang dia inginkan pada sang pencipta , mengharap kebahagian dalam hidup, mengharapkan jawaban dari segala pertanyaan , mengharap kan hal yang kadang kadang tidak masuk akal dan akan terus begitu manusia tidak bisa lepas dari harapan apabila manusia itu sudah tidak mengharapkan apapun itu termaksud manusia yang putus asa atau menyerah , tuhan menciptakan begitu banya masalah dan kita sebagai umatnya hanya bisa mengharapkan bantuan, jawaban penyelesaian dari segala masalah yang kita terima .


Minggu, 06 Mei 2012

Manusia denga kegalauan

Manusia dengan Kegalauan
Manusia memiliki sifat kebimbangan atau keraguan akan sesuatu , sifat kebimbangan sering disebut dengan galau , galau akan sesuatu , untuk menentukan sesuatu hal yang harus diputuskan , semua manusia pasti pernah merasakan galau , Galau adalah sebuah perasaan tidak enak yang ada pada pikiran karena kita bingung entah karena masalah cinta atau masalah pekerjaan yang memaksa kita untuk memilih sesuatu sehingga membuat kita bingung dan membuat emosi kita menjadi labil. Galau terjadi disaat kita berada pada suatu pilihan, sebelum melakukan pilihan dan sesudah menentukan pilihan. Akibatnya akan muncul lah kebimbangan atau kegalauan. Hubungan manusia dengan kegalauan adalah karna mansuia memiliki masalah yang begitu rumit sehingga muncul lah penyelesaian dengan kita harus memilih atau menentukan pilihan yang  mana yang baik untuk kita dan tidak disitulah galau terjadi pada diri manusia , galau dengan perasaan , pekerjaan , dan lain lain banyak hal yang kita jalani yang akan menimbulkan kegalauan dalam diri kita masing masing dan manusia tidak bisa terlepas dari kegalauan.